KUPANG, Catatan Jurnalist – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II kepada 768 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. Acara berlangsung di GOR Flobamora Kupang, Senin (20/10/2025).
Acara penyerahan SK ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, serta Kepala Kantor Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai (UPSCPKP) ASN BKN Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada BKN dan BKPPD Kota Kupang atas kerja cepat dalam mempercepat proses administrasi penetapan SK. Ia menyebut bahwa percepatan ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memberikan kepastian dan penghargaan kepada para tenaga honorer yang telah lama mengabdi.
“Waktu penyerahan tahap pertama kita termasuk yang paling cepat, dan saya tidak mau kalau tahap kedua justru jadi yang paling terakhir. Ini bukti komitmen dan cinta kami bagi teman-teman sekalian,” ujar Wali Kota, yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.
Wali Kota juga menekankan bahwa pengangkatan PPPK ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum penting untuk meneguhkan semangat pengabdian dan profesionalisme dalam pelayanan publik. Ia mengingatkan para PPPK untuk selalu loyal, disiplin, dan menjunjung tinggi etika kerja sebagai seorang ASN.
“Mulai hari ini Bapak-Ibu sudah bukan honor atau PTT lagi, tetapi ASN. Artinya, harus tertib, taat pada aturan, menghargai pimpinan, dan sejalan dengan visi, misi, serta program Pemerintah Kota Kupang,” tegasnya.
Sekretaris BKPPD Kota Kupang, Eirene Margareta Jusuf, menjelaskan bahwa seleksi PPPK Tahap II ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang untuk menuntaskan penyelesaian status tenaga non-ASN dan memenuhi kebutuhan aparatur yang profesional, efektif, dan berintegritas.
Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran daring hingga seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan pada pertengahan Mei 2025. Dari total 1.650 pelamar, sebanyak 772 orang dinyatakan lulus seleksi, namun yang menerima SK pada kesempatan ini sebanyak 768 orang.
Laporan: Haman Hendrikus















