MOJOKERTO — Sebuah gudang pembuatan sepatu di Desa Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada dini hari, Selasa (tanggal menyesuaikan). Api baru berhasil dipadamkan sekitar enam jam kemudian setelah petugas mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Gudang sepatu milik Haji Basri tersebut berukuran sekitar 200 meter persegi. Kobaran api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan beserta bahan baku sepatu, seperti karet, sol, lem, dan kulit.
Besarnya api sempat mengancam rumah warga di sekitar lokasi. Beruntung, warga yang terbangun saat api mulai membesar langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto.
Salah seorang warga, Muhammad Jainuri, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, ia sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah.
“Sekitar jam setengah dua dini hari saya tidur, lalu dengar ledakan. Pas keluar rumah, api sudah membesar. Ternyata yang terbakar gudang pembuatan sepatu,” ujar Jainuri, Kamis (29/01/2026).
Pemadaman Terkendala Bahan Mudah Terbakar
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Namun proses tersebut sempat mengalami kendala karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam gudang, seperti karet, lem, dan kulit sepatu.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan Pemkot Mojokerto dikerahkan untuk menjinakkan api.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan enam unit pemadam kebakaran ke lokasi,” kata Subakir, petugas Damkar Kota Mojokerto.
Setelah berjibaku selama kurang lebih enam jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan lain.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Sementara itu, Tim Inafis Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata. Hingga kini, Unit Reskrim Polres Mojokerto masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan cukup besar, mengingat seluruh bangunan gudang dan isinya hangus terbakar.(Red)















