Komnas HAM Papua Soroti Kasus  Tertembaknya Warga Sipil di Sorong 

SORONG, Catatan Jurnalist —  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua segera menggelar investigasi berkaitan kasus penembakan dan aksi represif aparat di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya beberapa hari lalu.

Investigasi independen itu akan dipimpin oleh Ketua Komnas HAM Tanah Papua Frits Ramandey di Kota Sorong.

“Kasus ini menjadi perhatian serius sehingga kami di Komnas HAM segera turun lakukan investigasi di Kota Sorong,” ujar Frits kepada wartawan ini melalui telepon seluler, Rabu (3/9/2025).

Tak hanya itu, Komnas HAM juga berkomitmennakan turun ke Kabupaten Manokwari, guna melakukan investigasi lanjut terkait aksi di Papua Barat.

Hingga kini pihaknya juga sedang melakukan pemantauan proaktif di berbagai media, dan rencananya Komnas HAM segera ke Sorong.

“Saya yang pimpin langsung tim investigasi independen Komnas HAM di Kota Sorong, agar mencari fakta peristiwa itu,” imbuhnya.

Frits Ramandey  menyatakan, kejadian penembakan warga sipil di jalan Jenderal Sudirman, pada 27 Agustus di  kota Sorong lalu, hingga aksi  represif aparat dan menangkap serta dugaan kekerasan  terhadap masyarakat semua itu adalah satu pelanggaran hak asasi manusia dan rentetan peristiwa di Papua Barat Daya.

Oleh karena itu, pihaknya segera menurunkan tim investigasi agar bisa mengumpulkan bukti-bukti terkait rentetan peristiwa di sana.

“Saya mau bilang bahwa kasus di Sorong ini telah menjadi perhatian nasional, sehingga Komnas HAM segera turun dan kumpulkan fakta-fakta terkaitperistiwa di sana,” ucapnya.

Frits berharap, melalui investigasi independen ini bisa membuka tabir di balik peristiwa di Kota Sorong, termasuk penembakan warga sipil dan aksi represif oleh aparat negara.

Laporan : Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *