Masyarakat Distrik Air Garam Nantikan Kepedulian Bupati Tolikara

TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Masyarakat Distrik Air Garam menyampaikan ungkapan terimakasih atas perhatian pemerintah kabupaten Tolikara yang telah terjun langaung meninjau persoalan kondisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik di wilayah mereka.

Salah satu pemuda Distrik Air Garam Ketron Wenda meminta agar pemerintah segera membangun fasilitas pendidikan yang memadai demi keberlangsungan proses belajar mengajar.

“Dalam bidang pendidikan, masyarakat menyoroti kondisi SD Negeri Tinalome yang hingga kini belum memiliki bangunan sekolah maupun perumahan guru. Warga meminta agar pemerintah segera membangun fasilitas pendidikan yang memadai demi keberlangsungan proses belajar mengajar. Dengan harapan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026, terutama dalam penyediaan fasilitas pendidikan yang layak agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara nyaman,” katanya, Jumat (03/10/2025).

“Sementara itu, SD Negeri Arigi sudah memiliki bangunan sekolah dan perumahan guru, namun membutuhkan renovasi serta penambahan sarana belajar berupa meja dan kursi. Akses jembatan di Kali Tiom yang kerap menjadi kendala juga diminta untuk segera dibangun,” kata pemuda Distrik Air Garam tersebut.

Selain itu pemuda Distrik Air Garam tersebut juga menyinggung, selama 12 tahun terakhir, kegiatan belajar di kedua sekolah tersebut tidak berjalan karena ketidakhadiran kepala sekolah maupun guru. Atas kondisi ini, para orang tua murid mendesak agar pemerintah segera menempatkan guru tetap, termasuk tenaga pendidik non-OAP, di Distrik Air Garam,” imbuhnya.

Di bidang kesehatan, Pustu Distrik Air Garam memang telah berdiri, namun selama 10 tahun terakhir tidak tersedia tenaga medis. Warga berharap agar pemerintah segera menugaskan petugas kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti belum adanya kantor distrik hingga tahun 2024. Mereka meminta agar pemerintah daerah segera membangun kantor distrik demi menunjang kelancaran pelayanan pemerintahan.

Untuk akses transportasi, warga mengeluhkan kondisi jalan utama dari Air Garam menuju Tolikara yang masih sulit dilalui. Sebagai solusi, masyarakat mengusulkan agar pemerintah membuka jalan baru melalui Warima/Nabuge.

Terkait rencana pemindahan Distrik Air Garam, masyarakat dengan tegas menolak. Mereka mendesak Bupati Tolikara bersama Ketua DPRD turun langsung ke Distrik Air Garam untuk memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pemindahan tersebut.

Melalui aspirasi ini, masyarakat Distrik Air Garam berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kebutuhan mendesak tersebut, terutama yang menyangkut masa depan anak-anak dan pelayanan dasar bagi seluruh warga.

Laporan: Wendalimo Wenda

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liputan Terkini