TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Masyarakat Distrik Air Garam mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara agar memberikan perhatian serius terhadap pembangunan pendidikan.
Ketua Tim Elenius Weya mengatakan hingga saat ini bangunan sekolah di Distrik Air Garam belum tersedia secara memadai. Padahal masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar usulan yang disampaikan dapat dipertimbangkan demi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Tolikara.
“Pada masa kepemimpinan mantan Bupati Jhon Tabo, pembangunan sekolah pernah dilaksanakan. Namun setelah itu, bangunan sekolah dibongkar oleh masyarakat setempat. Sementara di wilayah perbatasan, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah membangun sebuah Sekolah Dasar di lingkungan Air Garam,” kata Elenius Weya, Minggu (21/09/2025).
“Ini menimbulkan persoalan lokasi dan kepemilikan tanah yang dinilai perlu segera diselesaikan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Tolikara dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya,” ungkapnya.
Adapun beberapa sekolah yang masih ada di wilayah Distrik Air Garam, yaitu:
- SD Arigi, yang masih berdiri namun memerlukan renovasi.
- SMP Air Garam, yang juga membutuhkan rehabilitasi.
Selain kondisi sarana fisik, permasalahan utama lainnya adalah ketersediaan tenaga pendidik. Hingga kini, guru tetap belum ada yang bertugas di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan dan Pengajaran (PdanP) Kabupaten Tolikara dapat meninjau langsung sekolah-sekolah di Distrik Air Garam untuk memastikan ketersediaan fasilitas, antara lain:
- Perumahan guru
- Gedung sekolah yang layak,
- Akses listrik,
- Air bersih, serta kebutuhan pendukung lainnya.
Masyarakat menilai, selama 10 tahun kepemimpinan Mantan Bupati Usman Wanimbo, pembangunan pendidikan di Distrik Air Garam mengalami stagnasi dan bahkan lumpuh total. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinan baru Bupati Wilem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda, masyarakat berharap ada perhatian nyata dan langkah strategis untuk membangkitkan kembali pendidikan di Distrik Air Garam.
Laporan: Wendalimo Wenda















