PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Pemerintah Kota Palembang terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Aprizal Hasyim, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu pelaku UMKM Pempek dan Kelempang Rizkyanti di kawasan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kamis (16/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Perdagangan meninjau langsung proses produksi pempek khas Palembang, sekaligus mencicipi hasil olahan UMKM setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan pelaku usaha lokal terus berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
Dyah Roro Esti mengungkapkan, sebelum meninjau UMKM, dirinya juga sempat memberikan kuliah umum di Universitas Sriwijaya (Unsri). Ia menegaskan, Kementerian Perdagangan tidak hanya memberikan dukungan secara simbolis, tetapi juga konkret, salah satunya dengan memfasilitasi pelaku UMKM agar bisa masuk ke jaringan ritel modern.
“Kami sudah membantu salah satu pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya di ritel modern seperti Alfamart. Ini bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap UMKM,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perdagangan dalam memperkuat daya saing pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Sekda Palembang melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Isnaini Madani, menjelaskan bahwa kunjungan Wamen Perdagangan merupakan rangkaian agenda yang akan berlanjut pada kegiatan utama di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).
“Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda besar yang akan dilaksanakan besok di PSCC. Sejak pagi kami telah mendampingi beliau, termasuk kegiatan di Unsri,” jelas Isnaini.
Ia juga menambahkan, kondisi ekonomi Kota Palembang saat ini dinilai tetap stabil dan tidak terlalu terdampak situasi geopolitik global. Hal ini terlihat dari tingginya aktivitas masyarakat dalam berbagai kegiatan ekonomi.
“Antusiasme masyarakat saat uji coba Car Free Night cukup tinggi. Kehadiran warga juga berdampak pada peningkatan aktivitas belanja, yang menunjukkan ekonomi tetap bergerak,” tutupnya.
Laporan : Vichy Ayusda












