FH UNAMIN Bedah RUU KUHAP Asasi Dominus Litis Dalam Perspektif Penegakan Hukum

SORONG,Catatanjuranlist — Fakultas Hukum universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menyelenggarakan Seminar Nasional bertema Tela’ah Kritis RUU KUHAP : Asasi Dominus Litis Dalam Perspektif Penegakan Hukum yang Berkeadilan, seminar ini digelar di Alau rektorat lantai 3, kampus Unamin Provinsi Sorong Papua Barat Daya, Sabtu (23/8/2025).

Dekan fakultas hukum Umamin Dr. A.Sakti R.S.Rakia S.H., M.H menyebutkan, bahwa  seminar nasional sebagai langkah guna Menganalisis asas Dominus Litis dalam perspektif RUU KUHAP dan dampaknya terhadap penegakan hukum yang berkeadilan. Menilai relevansi asas Dominus Litis dalam konteks reformasi hukum acara pidana Indonesia.

“Berbagai pandangan terkait penerapan asas ini untuk meningkatkan akses keadilan bagi korban dan masyarakat. Menyusun rekomendasi terkait penerapan asas Dominus Litis dalam RUU KUHAP agar sejalan dengan prinsip keadilan dalam penegakan hukum,” kata Sakti R.S. Rakia.

Menurut Sakti, peran Kepolisian dalam menerapkan asas Dominus Litis pada Tahap Penyidikan dalam RKUHAP. Asas Dominus Litis dalam RKUHAP Tantangan dan Peran Kejaksaan dalam Tahap Penuntutan. Tantangan dalam Penerapan Asas Dominus Litis untuk Mewujudkan Hukum yang Berkeadilan. Tela’ah Kritis Asas Dominus Litis dalam RKUHAP, Implikasinya terhadap Keadilan Prosedural,” ucapnya.

Sementara itu Wakil rektor I universitas Muhammadiyah Sorong M.Iksan Badarudin,S.IP., M.Si mengatakan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) adalah inisiatif untuk merevisi peraturan hukum acara pidana yang telah ada, dengan tujuan untuk memperbaiki sistem peradilan pidana di Indonesia.

“Salah satu asas yang menjadi perhatian utama dalam RUU KUHAP adalah Asas Dominus Litis, yang mengatur siapa yang memiliki hak untuk mengendalikan dan mengarahkan proses hukum dalam suatu perkara pidana. Asas Dominus Litis merujuk pada hak pihak yang terlibat dalam proses hukum, baik itu jaksa, penyidik, atau terdakwa, untuk mengontrol jalannya perkara,” ungkapnya.

Ia menekankan, dalam konteks penegakan hukum yang berkeadilan, penting untuk mengkritisi apakah asas ini dapat menciptakan ketimpangan kekuasaan antara pihak-pihak yang terlibat, atau justru mendukung terwujudnya keadilan yang sesungguhnya.

“Tela’ah kritis terhadap asas Dominus Litis dalam perspektif penegakan hukum yang berkeadilan sangat penting untuk memahami dampaknya terhadap sistem peradilan pidana di Indonesia,” terangnya.

“Revisi terhadap KUHAP diharapkan dapat memperkuat hak-hak terdakwa dan korban, serta memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan adil. Seminar Nasional ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang asas Dominus Litis dalam perspektif hukum pidana Indonesia, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum acara pidana yang berkeadilan. Melalui tela’ah kritis ini, diharapkan dapat terwujud sistem peradilan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada hak-hak Masyarakat Indonesia,” tukasnya.

Seminar nasional ini menghadirkan Narasumber yang kompeten diantaranya Kariadi, S.H., M.H. Praktisi Hukum Advokat, DPC Peradi Sorong bahas tentang Tantangan dalam Penerapan Asas Dominus Litis untuk Mewujudkan Hukum yang Berkeadilan, Ridwan Arifin, SH.,LL.M

Universitas Negeri Semarang  Bahas tentang Tela’ah Kritis Asas Dominus Litis dalam RKUHAP Implikasinya terhadap Keadilan Prosedural, Kapolda Papua Barat Daya yang diwakili Kombes pol Rizal Marito, S.H., S.J.K., M.Si. membahas tentang Peran Kepolisian dalam Menerapkan Asas Dominus Litis pada Tahap Penyidikan dalam RKUHAP, Primawibawa Rantjalobo, S.H., M.H. Kejaksaan Negeri Sorong kepala seksi perdata dan tata usaha negara ini memaparkan tentang Asas Dominus Litis dalam RKUHAP Tantangan dan Peran Kejaksaan dalam Tahap Penuntutan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa di lingkungan fakultas hukum universitas Muhammadiyah Sorong. Kegiatan ini penuh hikmah dengan sesi tanya jawab antara peserta dan Narasumber saling interaksi, Akhirnya dengan Foto bersama.

Laporan : Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *