BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Jalan bergunduk di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, kembali menelan korban. Seorang sales es krim alami mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga.
Korban terjatuh ketika hendak menuju lapak jualannya. Kondisi jalan yang tidak rata dan membentuk gundukan mendadak diduga kuat menjadi pemicu kecelakaan. Ruas jalan ini sebelumnya juga sempat viral di media sosial karena kerap membuat pengendara kehilangan kendali.
Warga setempat menyebut, jalan tersebut sudah lama menjadi “jebakan” bagi pengguna jalan. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah korban akibat kondisi jalan yang sama diperkirakan mencapai 16 orang. Bahkan, pada bulan Februari ini saja, sudah ada satu korban baru.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan dan kaki, luka di kepala hingga mengeluarkan darah, serta mata bengkak akibat benturan keras.
Korban bernama Rudi menuturkan, saat kejadian dirinya melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam menuju kawasan Gandus untuk mengecek barang dagangannya. Namun, ia tidak menyangka kondisi jalan di depannya meninggi secara tiba-tiba.
“Saya kaget, jalan mendadak naik. Tidak sempat ngerem,” ujarnya. Benturan keras membuat Rudi terjatuh, sementara helm yang dikenakannya pecah, Senin (09/02/2026).
Seorang teman korban yang melaju di belakang langsung berhenti dan memberikan pertolongan pertama setelah melihat Rudi tergeletak di jalan.
Saat ini, korban masih mendapatkan penanganan medis dari bidan desa setempat akibat luka di kepala yang mengalami pendarahan. Kondisinya dilaporkan masih dalam perawatan.
Peristiwa ini kembali menegaskan keresahan warga terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan keselamatan. Warga berharap ada langkah nyata dari pihak terkait sebelum jalan tersebut kembali memakan korban berikutnya.
Laporan: Dede Sunarya















