Banjir Takjil di Simpang Serong KM 18 Sukamoro, Tradisi Ramadan yang Selalu Dinanti Warga Banyuasin

BANYUASIN, Catatan Jurnalist Suasana berbeda tampak setiap sore di kawasan Simpang Serong, KM 18 Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, selama bulan suci Ramadan. Menjelang waktu berbuka puasa, lokasi ini dipadati warga yang berburu aneka takjil dan hidangan berbuka.

Deretan lapak pedagang berjajar di sepanjang jalan, menawarkan berbagai menu mulai dari gorengan hangat, kue tradisional seperti srikaya, es dogan yang menyegarkan, hingga lauk-pauk rumahan. Aroma makanan yang baru dimasak berpadu dengan ramainya pengunjung, menciptakan atmosfer khas Ramadan yang semarak.

Tak hanya warga sekitar, pembeli juga datang dari sejumlah desa di wilayah Banyuasin. Simpang Serong telah lama dikenal sebagai salah satu pusat jajanan takjil yang selalu ramai setiap Ramadan dan menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat setempat.

Salah seorang warga, Trisna Ayu, mengaku rutin berbelanja di lokasi tersebut. Ia menilai harga yang terjangkau serta pilihan menu yang beragam menjadi alasan utama dirinya dan warga lainnya tetap memilih Simpang Serong sebagai tempat berburu takjil.

“Saya senang belanja di sini karena murah dan lengkap. Dari dulu setiap Ramadan selalu ke sini,” ujarnya.

Bagi para pedagang, Ramadan menjadi momentum peningkatan pendapatan. Mereka mengaku omzet penjualan selama bulan puasa mengalami kenaikan signifikan dibanding hari biasa.

Keramaian di Simpang Serong bukan sekadar aktivitas jual beli, melainkan juga menjadi ruang silaturahmi dan interaksi sosial antarwarga. Tradisi ini terus bertahan dan menjadi salah satu ikon kuliner Ramadan di Kabupaten Banyuasin.

Di tengah hiruk pikuk sore hari, senyum pedagang dan antusiasme pembeli menjadi gambaran nyata keberkahan Ramadan yang dirasakan bersama.

Laporan: Dede Sunarya

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *