Diskusi Publik HPYM Membangun Solidaritas Pemuda Yahukimo Memasuki Dunia Kampus

FotoPelajar dan Mahasiswa  YahukmoPelJAWA TIMUR, Catatan Jurnalist — Organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi wadah untuk belajar kepemimpinan, memperluas wawasan, serta memperkuat identitas sebagai generasi muda Yahukimo yang cerdas dan tangguh membangun kabupaten Yahukimo di masa yang akan datang.

Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) Se-Jawa, Bali dan Sumatera komitmen bersama dengan HPMY Se-Surabaya, Jember, Madura dan Kediri menyelenggarakan diskusi pembinaan karakter di kontrakan Mahasiswa Yahukimo kota studi pare Provinsi Jawa Timur, jalan Kawi No H. Taman Tamering.

Mengusung tema diskusi “Beradaptasi atau Penyesuaian Diri di Lingkungan Kampus Bagi Mahasiswa Baru”

Ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera Yanais N. Yalak, sampaikan sambutan menyampaikan diskusi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa baru dari Yahukimo yang sedang mempersiapkan diri ke dunia perkuliahan.

“Berbagai kampus yang ada di provinsi Jawa Timur kabupaten Kediri. Memberikan mencerahkan mahasiswa baru, agar memahami lingkungan kampus serta membekali mereka dengan keterampilan dasar untuk beradaptasi secara sosial, akademik, dan organisasi, “ujar Yalak kepada wartawan CatatanJurnalist.com melalui via WhatsApp, Sabtu (12/7/2025) malam.

Yanais. N Yalak menyatakan bahwa, pentingnya solidaritas mahasiswa Yahukimo Se- Jawa Bali dan Sumatera, dalam menyambut tantangan pertama lingkungan akademik dan organisasi.

Kunci keberhasilan adalah sebuah proses yang penuh tantangan tetapi itu bukan halangan melainkan simbol tekad perjuangan,” katanya Ketua umum.

Diskusi ini disisi oleh sejumlah Narasumber kompeten sesuai bidang keilmuan. pertama Yanais N. Yalak, membahas tentang” mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus.

Yanais N. Yalak memberikan motivasi positif bagi para mahasiswa baru untuk menghadapi dunia kampus, beradaptasi dengan baik. Kampus bukan sekedar menjadi membaca dan menulis melainkan kampus sebagai dunia relasi jejaring dan bersosialisasi di berbagai kalangan.

Dia juga menyampaikan mahasiswa aktif mencari informasi dan membangun positif sejak perkuliahan. Eksistensi mahasiswa bukan semata-mata melainkan memiliki tanggung jawab moral untuk daerah dan negara.

“Kami sebagai mahasiswa adalah utusan dari orang tua, utusan dari Tuhan, utusan dari daerah, wilayah, suku, Yahukimo, dan lebih khususnya Papua. Mahasiswa bukan hanya sekadar menuntut ilmu, tetapi adalah agen perubahan, bagian dari tulang punggung pemerintah dan gereja, maka kita harus mempersiapkan diri dari sekarang,” ucapnya.

Yanais menyarankan baru peserta diskusi, mempersiapkan mental, semangat belajar hingga keterlibatan dalam organisasi adalah sebuah bekali skill masa depan. Menentukan keberhasilan mahasiswa dalam studi maupun pengembangan diri.

“Kami berharap agar mahasiswa baru, dari Yahukimo dapat menjalani masa studi mereka dengan lebih tangguh, tetapi menjaga nilai-nilai budaya serta spiritualitas sebagai anak Papua yang berintegritas,” harapnya.

Sementara itu Eram Maling, S.Pd.,M.Psi., membahas tentang Pentingnya Berorganisasi di Lingkungan Kampus bahkan di Luar Kampus. Dalam menyampaikan materi tersebut ia menegaskan organisasi bukan hanya berkumpul melainkan wadah untuk belajar kepemimpinan memperluas wawasan, memperkuat identitas sebagai generasi muda Yahukimo Yang cerdas dan inovatif.

Ia memberikan motivasi para mahasiswa, organisasi sangat positif dan langkah strategis. Menjadi wadah untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, memperluas jaringan pertemanan dan profesional,” adik-adik silahkan bergabung dalam organisasi apa saja kata kuncinya untuk belajar banyak hal tambahnya Maling.

Jhon Sub membahas tentang dengan pengalaman hidup selama menjalani dunia pendidikan, Dan menyalibatkan diri aktif dalam organisasi. Ia menegaskan mahasiswa baru, tidak minder untuk bergabung dalam kegiatan-kegiatan organisasi.

Melalui kegiatan diskusi ini mahasiswa baru memiliki ilmu pengetahuan Agar memperkuat solidaritas. Ajang kreativitas mahasiswa Yahukimo di kota Studi Surabaya Jawa Timur, yang siap untuk membawa perubahan Yahukimo, pada umumnya Papua.

Laporan Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *