Gubernur PBD Elisa Kambu Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda 2025-2030

SORONG, Catatan Juranlist — Bersamaan Puncak Hari Anak Nasional ke-41 tahun, Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu mengukuhkan kepengurusan Dewan kesenian daerah (Dekranasda) serta bunda literasi dan bunda paud bersama Pokja bunda paud juga ketua Dekranasda kabupaten kota se- Papua Barat Daya periode 2025-2030  di ruang rapat lantai 3 kantor Gubernur Papua Barat Daya, dengan tema” Membangun dengan Hati Menyatukan Dalam Kasih”, Senin (11/8/2025).

Orpa Susana Kambu menyampaikan hari ini merupakan tongkat sejarah dalam upaya meningkatkan untuk membangun pendidikan anak usia dini di provinsi Papua Barat Daya. Untuk menentukan kualitas Generasi masa depan  yang memiliki kompetensi di era globalisasi.

“Pemerintah menyediakan akses pelayanan pendidikan anak usia dini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2013 mengatur tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD HI). Peraturan ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan hak-hak anak usia dini atas pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan secara menyeluruh dan terpadu,” katanya Orpa dalam sambutannya.

“Untuk itu salah satu pemangku kepentingan guna mengambil langkah strategis dalam menyelenggarakan Puad keberadaan pendidikan usia dini sangat penting untuk mengarahkan bagi seluruh masyarakat yang ada di Papua Barat dimiliki potensi untuk guna mengembangkan pelayanan Paud,” imbuh Orpa.

“Untuk mendukung pelayanan pendidikan anak usia dini maka perlu dibentuk kelompok kerja (Pokja) sebagai pelaksana operasional untuk merealisasikan Tugas dan program kerja puad. Kegiatan ini langkah strategis untuk melakukan  kerjasama intensif dan berkesinambungan dengan lembaga-lembaga guna mewujudkan penyelenggaraan pendidikan,” terang Ketua Dekranasda Provinsi PBD itu.

Ketua Dekranasda Orpa Susana juga menegaskan Dekranasda kabupaten kota sebagai motor penggerak utama dalam memajukan kerajinan dan menumbuhkan Ekonomi lokal Meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan budaya berbasis pengetahuan.

“Saya yakin kita sama-sama menciptakan peluang bagi kerajinan kewirausahaan dan industri kreatif di seluruh Papua Barat Daya untuk berkembang besar. Kegiatan pelantikan ini bukan sekedar seremonial melainkan memiliki peran penting untuk wujudkan visi-misi pembangunan Papua Barat Daya yang maju mandiri dan sejahtera berbasis bertumbuhan ekonomi lokal yang terpadukan,” tegasnya dengan penuh semangat.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan pentingnya pendidikan anak usia dini merupakan fondasi untuk membentuk karakter Budi pekerti dan kemampuan dasar seorang anak.

“Pendidikan anak usia dini bagi anak adalah sebuah emas dan masa itu tidak bisa terulang bagi anak maka itu perlu didik dengan baik Agar menyiapkan sumber daya manusia yang cerdas dan produktif,” kata Elisa Kambu.

“Pentingnya menciptakan budaya literasi di Papua Barat Daya guna meningkatkan minat baca buku untuk memahami informasi kunci keberhasilan  ilmu pengetahuan Agar menjadi masyarakat yang kritis. Melalui kegiatan ini menjadi mesin bergerak dan berpartisipasi bagi masyarakat setiap juga anak untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi anak,” terang Gubernur Elisa Kambu.

Gubernur menyarankan agar semua pihak mendukung program literasi puad ini sebagai langkah positif untuk kemajuan pendidikan di daerah Agar terciptanya generasi yang produktif dan kreatif,” tutup pembicara.

Laporan : Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *